Kita tahu ada 3 (tiga) ekosistem yang fungsinya sangat penting yaitu terumbu karang, mangrove, dan padang lamun yang ketiganya merupakan ekosistem pesisir yang memiliki multifungsi. Ketiga ekosistem tersebut dapat berperan dalam menyediakan makanan untuk ikan (feeding ground), sebagai tempat bertelur atau pengasuhan (nursery ground) dan tempat pemijahan (spawning ground), serta juga tempat penyerapan karbondioksida (CO2). Fungsi yang terakhir ini, menjelaskan adanya kaitan fungsi dengan maraknya isu pemanasan global (Global Warming).
Gambar: www.eastportmpa.com
Saya sendiri kurang begitu tahu berapa luasan ketiga ekosistem tersebut yang pasti. Yang pasti akan sangat luar biasa jika dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penyerapan CO2. Mengingat peran penting ini, Departemen Perikanan dan Kelautan berencana memperluas wilayah konservasi laut (Marine Protected Area, MPA).
Pada tahun 2007, luas MPA Indonesia telah mencapai 8,3 juta ha. Ditargetkan pada tahun 2010 luas tersebut bertambah menjadi 10 juta ha dan pada 2020 mencapai 20 juta ha (KLH, 2007).
Ini salah satu dari strategi nasional dalam mengatasi perubahan iklim global. Nah, penambahan luas MPA tersebut adalah perkara mudah. Yang perlu dipikirkan sekarang adalah bagaimana mengefektifkan MPA tersebut sehingga berjalan sebagaimana mestinya. Ini merupakan tugas besar.
Continue reading
